
Sulit rasanya untuk mengabaikan apa yang telah menjadi kewajibanku. Memikul tanggung jawab atas dasar profesionalisme, namun tenaga berkata lain. Keuangan juga mempengaruhi keadaan ini. Seakan aku tak ingin memikirkan ini begitu dalam, namun masih tetap saja mengeekor di belakangku kebingungan, ketegangan dan depresi. Setiap ada kalimat yang memerintahkan aku untuk melakukan pekerjaan, terasa sakit aku mendengarnya. Ah, tapi tada gunalah jika hidupku terus menerus mengeluh. Memang begini seharusnya aku menjalani hidup. Jika tidak ada hal semacam ini, dari mana aku brlajar manjadi orang pekerja keras. "Kehidupan yang sulit, jika ditinggalkan hanya akan menambah kesulitan". Ketidak sanggupan sementara ini akan aku manfaatkan sebagai pacuan kehebatanku memerangi kemalasan. Aku harus melawan keinginan bersantai-santai. Aku dapat bekerja keras layaknya orang-orang yang telah sukses. Aku tidak mau mengalah untuk hal semacam ini. Hari ini aku bukan pengecut yang sembunyi di balik kebohongan besar yang berembel-embel kalimat "malas". Malas bukan diriku. bohong bukan sifatku. bersemangat adalah kehidupanku!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar